{"id":551,"date":"2022-11-17T02:00:00","date_gmt":"2022-11-17T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arvis.id\/insight\/?p=551"},"modified":"2023-04-27T16:51:22","modified_gmt":"2023-04-27T09:51:22","slug":"kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/","title":{"rendered":"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika pernah mengunjungi <em>website<\/em> pengembang <em>software<\/em>, mungkin kata metode<em> agile <\/em>sudah tidak asing bagi Anda. Lalu, apa makna istilah tersebut? Singkatnya, metode <em>agile <\/em>adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini menjadi salah satu yang paling populer di kalangan pengembang perangkat lunak. Sebab, metode <em>agile <\/em>dapat menghasilkan sebuah perangkat lunak yang fleksibel terhadap perubahan. Selain itu, perangkat lunak hasil dari metode ini cepat untuk diselesaikan sebab <em>developer <\/em>hanya akan membuat fitur-fitur yang Anda perlukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Nilai Yang Terkandung Dalam Metode <em>Agile<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak semua calon pelanggan memiliki detail rencana sebelum proses pembuatan perangkat lunak dilakukan. Beberapa di antaranya hanya memiliki ide, tetapi bias dalam menentukan fitur apa yang perlu ada di dalam perangkat lunaknya. Oleh karena itu, metode <em>agile <\/em>menjadi salah satu metode yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metode <em>agile <\/em>muncul dari adanya pernyataan terbuka oleh 17 pengembang perangkat lunak profesional terkait ide dan konsep dari metode <em>agile <\/em>dalam mengembangkan perangkat lunak. Pernyataan ini akrab dikenal dengan <em>Agile Manifesto<\/em>. Pada manifesto tersebut ada empat nilai yang dapat Anda pelajari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Interaksi Antar Individu Adalah Kunci<\/h2>\n\n\n\n<p>Nilai ini menekankan pada komunikasi antara pengembang dan calon pengguna dalam proses pembuatan sebuah perangkat lunak. Komunikasi tersebut dapat berbentuk masukan sehingga <em>developer<\/em> dapat melakukan beberapa penyesuaian pada perangkat lunaknya. Hasilnya, perangkat lunak yang sesuai dengan keinginan calon pengguna pun dapat dirilis.<\/p>\n\n\n\n<h2>Fokus Pada Membuat, Bukan Mendokumentasikannya<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum metode <em>agile <\/em>hadir, banyak pengembang yang terlalu fokus pada mendokumentasikan pekerjaannya. Ini berdampak pada kurangnya waktu untuk mengerjakan perangkat lunaknya. Untuk itu, metode <em>agile <\/em>menekankan <em>developer <\/em>untuk fokus pada proses mengerjakan perangkat lunak dengan sedikit melakukan dokumentasi, misalnya <em>user stories<\/em> atau kumpulan cerita calon pengguna yang digunakan pengembang untuk membuat sebuah perangkat lunak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Kolaborasi Bukan Sekadar Negosiasi<\/h2>\n\n\n\n<p>Nilai ini berkaitan dengan pelibatan calon pengguna dalam setiap proses pengembangan perangkat lunak. Dengan kata lain, calon pengguna tidak hanya terlibat pada bagian awal dan bagian akhir saja. Misalnya, calon pengguna dapat berinteraksi dengan pengembang dan menghadiri seluruh pertemuan dengan pengembang untuk memastikan perangkat lunak yang dibuat, sesuai dengan keinginannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Responsif Terhadap Perubahan<\/h2>\n\n\n\n<p>Metode <em>agile <\/em>menerapkan siklus kerja sederhana dalam pengembangan perangkat lunak sehingga fleksibel terhadap perubahan yang datang dari calon pengguna. Metode ini juga menganggap perubahan sebagai hal yang baik karena dapat meningkatkan kesesuaian produknya terhadap keinginan calon pengguna. Selain itu, perubahan dapat menambah nilai guna dari sebuah perangkat lunak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Jenis-Jenis Metode <em>Agile<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan gambaran singkat terkait apa itu metode <em>agile<\/em> beserta nilai yang terkandung di dalamnya<em>, <\/em>ini saatnya untuk mengenalnya lebih dalam, yaitu dengan mengetahui jenis-jenisnya. Untuk penjelasan lebih detail, Anda perlu menyimak paragraf berikut.<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Scrum<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Metode ini berfokus pada proses pengembangan perangkat lunak secara bertahap. Maksudnya, <em>developer <\/em>akan menciptakan fitur demi fitur dari perangkat lunak Anda dan dimulai dari yang terpenting. Untuk satu fiturnya, mereka menggunakan siklus sederhana biasa disebut sebagai <em>sprint <\/em>yang berisi lima dari tujuh siklus pengembangan sistem, seperti perencanaan, analisis, proses desain, pengembangan, dan pengujian. Setelah sebuah <em>sprint <\/em>selesai, maka <em>sprint <\/em>berikutnya akan dijalankan untuk menambah atau mengurangi fitur-fitur pada perangkat lunak Anda, sesuai dengan masukan yang Anda berikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/siklus-hidup-pengembangan-sistem-definisi-manfaat-dan-model\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Siklus Hidup Pengembangan Sistem: Definisi, Manfaat, Dan Model<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Lean Software Development <\/em>(LSD)<\/h2>\n\n\n\n<p>LSD merupakan metode yang bertujuan untuk menghemat waktu dan sumber daya yang diperlukan dalam pengembangan perangkat lunak. Pengoptimalan ini dilakukan dengan hanya membuat fitur-fitur yang Anda perlukan. Sebagai langkah awal, <em>developer <\/em>akan merilis perangkat lunak dengan fitur terbatas. Setelah itu, mereka akan mempelajari masukan yang Anda berikan terhadap produk tersebut. Berdasarkan masukan Anda, <em>developer <\/em>akan menjalankan proses iterasi untuk menyesuaikan fitur yang ada di dalam perangkat lunak Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode Kanban&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara singkat, metode berbahasa Jepang ini berfokus pada menggambarkan segala proses pengembangan perangkat lunak pada sebuah papan. Metode yang satu ini akan memudahkan anggota baru dari tim <em>developer <\/em>atau pun manajer proyek dalam memahami proses yang sudah dilakukan, sedang dilakukan, dan akan dilakukan. Dengan demikian, segala proses pengembangan perangkat lunak menjadi transparan. Akhirnya, risiko terjadinya salah paham dapat ditekan.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Extreme Programming<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Berlanjut ke metode berikutnya, metode ini disebut dengan <em>extreme programming <\/em>atau XP. XP menitikberatkan pada hal teknis dalam pengembangan perangkat lunak. Ini juga merujuk pada bagaimana cara para <em>developer <\/em>menghasilkan <em>coding <\/em>yang berkualitas secara berkelanjutan pada setiap tahapan pengembangan sehingga dapat menghasilkan produk dengan kualitas terbaik bagi calon pengguna perangkat lunak.<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Agile<\/em> Kristal<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, metode ini terpusat pada orang yang ada pada sebuah tim pengembang dan bagaimana mereka berkomunikasi ketika mengerjakan sebuah perangkat lunak. Metode kristal memahami kondisi sebuah tim pengembang sehingga alur kerja yang diterapkan cenderung&nbsp; menyesuaikan dengan berapa jumlah anggota dalam tim tersebut. Misalnya, tim pengembang Anda hanya memiliki beberapa anggota, maka alur kerjanya cenderung lebih sederhana dibandingkan alur kerja tim yang berjumlah banyak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Feature Driven Development <\/em>(FDD)<\/h2>\n\n\n\n<p>Metode selanjutnya adalah FDD.  Ini mengedepankan keikutsertaan calon pengguna dalam pembuatan perangkat lunaknya. Sama halnya dengan <em>scrum, developer <\/em>akan mengembangkan fitur demi fitur untuk sebuah perangkat lunak atau disebut dengan inkremental pada setiap iterasi. Untuk memudahkan pengerjaan perangkat lunaknya, <em>developer <\/em>akan membuat daftar fitur yang akan dibuat, memecah fitur-fitur tersebut ke dalam bagian-bagian kecil, dan merumuskan rencana penyelesaian masing-masing fiturnya.<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Dynamic Systems Development <\/em>(DSDM)<\/h2>\n\n\n\n<p>Metode ini berfokus pada waktu pengerjaan, biaya, dan fitur dari sebuah perangkat lunak sehingga pembuatannya bisa selesai sesuai waktu yang telah ditentukan, biaya yang ditetapkan, dan fitur yang diinginkan. Untuk mencapai ketiga hal tersebut, setiap anggota akan saling terlibat dan bekerja secara progresif pada setiap proses pengembangan perangkat lunak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/rekomendasi-tools-bisnis-untuk-menghemat-biaya-operasional\/\">Rekomendasi Tools Bisnis Untuk Menghemat Biaya Operasional<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Scaled Agile Framework <\/em>(<em>SAFe)<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Metode ini biasa diterapkan pada perusahaan dengan banyak karyawan. Singkatnya, metode <em>safe <\/em>dapat membantu proses pengambilan keputusan untuk sebuah proyek yang melibatkan antar divisi dengan lebih mudah. Caranya, dengan menampung hasil pemikiran masing-masing anggota divisi dalam satu wadah. Kemudian ketika rapat antar divisi berlangsung, maka hasil pemikiran masing-masing divisi bisa disampaikan untuk keperluan pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h2>Metode <em>Agile <\/em>Spotify<\/h2>\n\n\n\n<p>Jenis model <em>agile <\/em>yang terbaru adalah metode Spotify. Sesuai namanya, metode ini dikembangkan oleh perusahaan <em>streaming <\/em>musik, yaitu Spotify untuk meningkatkan efisiensi kerja timnya. Secara singkat, metode ini memberlakukan sistem tim. Masing-masing dari mereka mengerjakan fitur yang berbeda untuk sebuah perangkat lunak dan diberikan kebebasan dalam menentukan cara kerja yang diinginkan. Dalam mengambil keputusan, setiap tim memegang kendali penuh atas pengambilan keputusannya masing-masing. Selain itu, untuk memaksimalkan hasil kerja, anggota dari tim yang berbeda namun memiliki keahlian yang sama dibebaskan untuk saling berbagi informasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa informasi terkait metode <em>agile <\/em>yang dapat Anda jadikan referensi. Intinya, metode ini muncul untuk membantu para pengembang memenuhi keinginan calon penggunanya dalam hal menciptakan perangkat lunak. Ini karena metode <em>agile <\/em>melibatkan calon pelanggan dalam setiap proses pengembangan dan fleksibel terhadap perubahan. Setelah memahami artikel ini, akankah Anda memilih metode ini ketika membuat perangkat lunak?<\/p>\n\n\n\n<p>Jika iya adalah jawaban Anda, maka layanan <em><a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/custom-software\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">custom software development <\/a><\/em>dari Arvis adalah solusi andalan Anda. <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/custom-software\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>Custom software development <\/em>Arvis<\/a> menerapkan metode <em>agile <\/em>dengan dukungan teknologi terbaru untuk menghasilkan kinerja produk yang maksimal. Dalam mewujudkan perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan Anda, tim IT profesional Arvis menggunakan tiga tahapan, yaitu <em>initial research<\/em> guna menganalisis tujuan Anda<em>, design sprint <\/em>untuk menginformasikan perkembangan produk bersama Anda<em>, <\/em>dan <em>product documentation <\/em>untuk mengkomunikasikan informasi produk kepada Anda<em>.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik menggunakan layanan kami? Untuk informasi selengkapnya, Anda dapat menghubungi kami melalui nomor <a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=%2B6281236218531&amp;text=Hi+Arvis%21+Saya+ingin+lebih+mengetahui+tentang+produk+Anda.&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ini <\/a>atau melakukan pengisian formulir di <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/smart-docs\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika pernah mengunjungi website pengembang software, mungkin kata metode agile sudah tidak asing bagi Anda. Lalu, apa makna istilah tersebut? Singkatnya, metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":552,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[47,104,103,105],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya | Arvis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi)...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya | Arvis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi)...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Arvis\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-17T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-27T09:51:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arvis Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#organization\",\"name\":\"Arvis\",\"url\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235\",\"https:\/\/www.instagram.com\/arvis.intelligence\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/arvis-intelligence\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg\",\"width\":750,\"height\":750,\"caption\":\"Arvis\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#website\",\"url\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/\",\"name\":\"Arvis\",\"description\":\"Find More New Insights\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg\",\"width\":720,\"height\":480,\"caption\":\"Presentasi Penggunaan Metode Agile (freepik.com\/rawpixel.com)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/\",\"name\":\"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya | Arvis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-17T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-27T09:51:22+00:00\",\"description\":\"Metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi)...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a\"},\"headline\":\"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya\",\"datePublished\":\"2022-11-17T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-27T09:51:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#webpage\"},\"wordCount\":1215,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg\",\"keywords\":[\"custom software development\",\"Jenis Metode Agile\",\"Metode Agile\",\"Pengertian Agile\"],\"articleSection\":[\"Article\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a\",\"name\":\"Arvis Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Arvis Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.arvis.id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya | Arvis","description":"Metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi)...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya | Arvis","og_description":"Metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi)...","og_url":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/","og_site_name":"Arvis","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235","article_published_time":"2022-11-17T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-04-27T09:51:22+00:00","og_image":[{"width":720,"height":480,"url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Arvis Admin","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#organization","name":"Arvis","url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/","sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235","https:\/\/www.instagram.com\/arvis.intelligence\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/arvis-intelligence"],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#logo","inLanguage":"en-US","url":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg","contentUrl":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg","width":750,"height":750,"caption":"Arvis"},"image":{"@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#website","url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/","name":"Arvis","description":"Find More New Insights","publisher":{"@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/arvis.id\/insight\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg","width":720,"height":480,"caption":"Presentasi Penggunaan Metode Agile (freepik.com\/rawpixel.com)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#webpage","url":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/","name":"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya | Arvis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-17T02:00:00+00:00","dateModified":"2023-04-27T09:51:22+00:00","description":"Metode agile adalah metode yang digunakan untuk menciptakan perangkat lunak secara bertahap (inkremental) dan berulang (iterasi)...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/arvis.id\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a"},"headline":"Kupas Tuntas Apa Itu Metode Agile Beserta Jenisnya","datePublished":"2022-11-17T02:00:00+00:00","dateModified":"2023-04-27T09:51:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#webpage"},"wordCount":1215,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg","keywords":["custom software development","Jenis Metode Agile","Metode Agile","Pengertian Agile"],"articleSection":["Article"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.arvis.id\/insight\/kupas-tuntas-apa-itu-metode-agile-beserta-jenisnya\/#respond"]}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a","name":"Arvis Admin","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/arvis.id\/insight\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arvis Admin"},"sameAs":["http:\/\/www.arvis.id"]}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kupas-Tuntas-Apa-Itu-Metode-Agile-Beserta-Jenisnya.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/551"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=551"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":562,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/551\/revisions\/562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media\/552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}