{"id":805,"date":"2022-12-26T02:00:00","date_gmt":"2022-12-26T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arvis.id\/insight\/?p=805"},"modified":"2023-04-27T16:35:18","modified_gmt":"2023-04-27T09:35:18","slug":"software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Memahami kebutuhan pelanggan menjadi modal awal bagi tim <em>developer<\/em> untuk mengembangkan sebuah perangkat lunak atau <em>software<\/em>. Ketika kebutuhan pelanggan mampu dimengerti dengan baik, maka proses pengembangan <em>software <\/em>akan berjalan sesuai rencana. Sebagai upaya memahami hal tersebut, tim <em>developer <\/em>akan membuat <em>software prototype <\/em>atau juga dikenal dengan istilah prototipe perangkat lunak. <em>Software prototype <\/em>adalah model awal yang menggambarkan seperti apakah tampilan sebuah perangkat lunak dan bagaimana cara kerjanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena digunakan sebagai gambaran awal, maka prototipe bersifat tidak pasti. Artinya, tampilan dan fungsi akhir dari perangkat lunak Anda bisa jadi berbeda dari versi prototipenya. Meskipun begitu, kehadiran <em>software prototype<\/em> dapat membantu calon pengguna mau pun anggota tim pengembang memperoleh gambaran singkat terkait proyek yang akan dikerjakan. Selain itu, calon pelanggan juga bisa memberikan masukannya agar prototipe yang dibuat sesuai dengan apa yang mereka inginkan.<\/p>\n\n\n\n<h2>Manfaat Pembuatan <em>Software Prototype<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah memahami apa itu <em>software prototype, <\/em>baiknya Anda juga mempelajari apa saja manfaat dari pembuatannya dalam proses pengembangan perangkat lunak. Penjelasan selengkapnya bisa Anda simak pada paragraf berikut ini.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3>Mempermudah Proses Pengembangan Perangkat Lunak<\/h3>\n\n\n\n<p>Proses pengembangan <em>software <\/em>didasarkan pada kebutuhan yang calon pelanggan berikan. Agar kebutuhan tersebut mudah dipahami oleh setiap orang yang terlibat dalam proses pengembangan, <em>developer <\/em>perlu membuat <em>software prototype<\/em>. Dengan demikian, kebutuhan yang belum pasti tersebut bisa dilihat realisasinya dalam bentuk prototipe.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-bisnis-ini-bisa-bantu-usaha-anda-kian-berkembang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Software Bisnis Ini Bisa Bantu Usaha Anda Kian Berkembang<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3>Menghasilkan Produk Akhir Yang <em>User-Friendly<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain menentukan kesesuaian tampilan dan fungsi prototipe yang telah dibuat, Anda juga akan diminta untuk memberikan masukan terkait mudah atau tidaknya prototipe tersebut Anda pahami atau gunakan. Masukan yang Anda berikan akan <em>developer<\/em> jadikan bahan evaluasi selama proses pengembangan sehingga produk yang dihasilkan mudah digunakan dan sesuai dengan keinginan. Ini bisa disebut dengan istilah <em>user-friendly.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3>Menghemat Biaya Dan Waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika <em>software prototype <\/em>tidak dibuat, risiko bertambahnya biaya dan waktu yang perlu Anda keluarkan untuk pembuatan perangkat lunak jadi lebih besar. Sebab, jika produk yang sudah dibuat tidak sesuai dengan keinginan Anda sebagai calon pengguna, maka <em>developer<\/em> akan memprosesnya kembali. Tentunya, proses ini memerlukan biaya dan waktu tambahan. Dengan adanya prototipe, Anda bisa memberikan masukan kepada <em>developer <\/em>terkait model awal yang sudah dibuat. Setelah semuanya sesuai, proses pengembangan bisa mulai dijalankan. Dengan demikian, tidak ada lagi waktu dan biaya yang terbuang begitu saja.<em>&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2>Kekurangan <em>Software Prototype<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Tak adil rasanya jika membahas manfaat dari pembuatan prototipe, namun tidak menyebutkan pula kekurangannya. Oleh karena itu, simak poin-poin berikut untuk mempelajari kekurangan dari dibuatnya prototipe.<\/p>\n\n\n\n<h3>Kurangnya Analisis Terhadap Perangkat Lunak Secara Keseluruhan<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika prototipe dibuat, ada kemungkinan bahwa <em>developer <\/em>cenderung fokus pada pembuatan prototipe tersebut dibanding melakukan analisis terhadap perangkat lunak secara intensif dan menyeluruh. Jika ini terjadi, kualitas perangkat lunak yang dihasilkan berpotensi tidak maksimal. Kemungkinan terburuk, proses perawatan perangkat lunak akan semakin kompleks.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3>Mendorong Timbulnya Kesalahpahaman<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagaimana dibahas sebelumnya, prototipe hanyalah model awal dari perangkat lunak yang akan dibuat. Oleh karena itu, seiring dilakukannya pengembangan, maka fitur hingga tampilan <em>software<\/em>-nya juga akan berubah dari versi prototipe. Pada tahap ini, kesalahpahaman sangat mungkin terjadi. Misalnya, pada versi prototipe ada fungsi A, namun ternyata fungsi tersebut tidak ada pada versi akhir <em>software.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/siklus-hidup-pengembangan-sistem-definisi-manfaat-dan-model\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Siklus Hidup Pengembangan Sistem: Definisi, Manfaat, Dan Model<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3>Munculnya Salah Persepsi<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum proses pengembangan berlangsung, calon pelanggan bisa berinteraksi dengan perangkat lunaknya, namun dalam versi prototipe. Setelah melihatnya, sebagian dari mereka bisa saja beranggapan bahwa tak lama lagi produk versi final milik mereka selesai dibuat. Di sinilah salah persepsi muncul. Padahal, prototipe tersebut justru akan digunakan sebagai panduan dalam proses pengembangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Contoh <em>Software Prototype<\/em>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa contoh prototipe perangkat lunak yang perlu Anda ketahui untuk memperdalam pemahaman Anda. Mereka adalah <em>low fidelity prototype <\/em>atau <em>lo-fi<\/em> dan <em>high fidelity prototype <\/em>atau <em>hi-fi<\/em>. Gambaran singkat dari keduanya bisa Anda simak di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3><em>Low Fidelity (Lo-Fi)<\/em> <\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/lWbxuhuBsqG2yLtx4XyGUdeMvrJNsQ2j_B7ska2tK3oYwDLzf7vN_noRNEnZ331943wh8MI38QMqWpLzap2zDk66UUitZieGylVfTF4bFF4rYgw8LG0qfj-4IImJhnKw8bRoAnMTrnqRFkUnnUNEwL7M9mtQmK--EPn5uyYaR2lrnN901nJLXM1eLiX-Uw\" alt=\"\"\/><figcaption>Tampilan Prototipe <em>Low Fidelity<\/em> (<a href=\"https:\/\/bootcamp.uxdesign.cc\/creating-wireframes-and-low-fidelity-prototypes-in-figma-for-the-google-ux-course-326a7e11fa60\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Medium.com\/Rachel Lang<\/a>)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Prototipe ini bisa dibilang sederhana karena tampilannya cenderung hitam putih atau abu-abu. <em>Lo-fi <\/em>hanya memuat beberapa komponen kunci dari sebuah perangkat lunak lengkap dengan bentuk, visualisasi, serta cara kerjanya. Komponen tersebut akan ditampilkan dalam beberapa layar seolah-olah sedang dioperasikan pada perangkat penggunanya. Melansir laman <em>blog <\/em><a href=\"https:\/\/blog.adobe.com\/en\/publish\/2017\/11\/29\/prototyping-difference-low-fidelity-high-fidelity-prototypes-use\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Adobe<\/a>, <em>low fidelity <\/em>memiliki dua bentuk. Pertama, gambar di atas kertas. Bentuk ini lebih mudah untuk dibuat dan direvisi. Berbicara tentang revisi, beberapa masukan yang calon pengguna berikan untuk prototipe jenis ini bisa dicatat langsung pada kertas prototipe atau dengan menggunakan <em>sticky notes <\/em>dan dilekatkan pada halaman yang perlu diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua, tampilan yang bisa diklik. Bentuk <em>lo-fi <\/em>ini akan memberikan gambaran cara kerja yang lebih jelas dibandingkan bentuk kertas yang hanya menggunakan garis penunjuk. Untuk mengamati cara kerja sebuah komponen, Anda hanya perlu mengklik salah satu tombol yang ada. Setelah itu, Anda akan dialihkan ke halaman lain yang terkoneksi dengan tombol yang sebelumnya Anda klik. Dalam pembuatan <em>lo-fi <\/em>ini, developer perlu memanfaatkan alat.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/keuntungan-membangun-mobile-apps-bagi-bisnis-beserta-persiapannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Keuntungan Membangun Mobile Apps Bagi Bisnis Beserta Persiapannya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3><em>High Fidelity Prototype <\/em>(<em>Hi-Fi<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/1tbA9PhmyVqtuwWCqPk6gRCtqdkSgBPMQYXwDJF0Db77sbpDeRAn63Ztjx3bhAoTLDF_6gajDegJrPF9DLoJ0y9D48KOkYi2DR4R9JJtZAEt3rTKCiGK7aBSqpumgAS0Y5l_e-CRHqDMIu3VCgq7lydDLTR4s5gAQSOuj-R9OadcKzUpu1b-3qxpFJ-JjQ\" alt=\"Contoh Software Prototype High Fidelity\"\/><figcaption>Contoh Prototipe <em>High Fidelity <\/em>(<a href=\"https:\/\/medium.com\/7ninjas\/low-fidelity-vs-high-fidelity-prototypes-903a7befaa5a\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Medium.com\/Bart\u0142omiej Pierzcha\u0142a<\/a>)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Beralih ke contoh berikutnya, prototipe ini merupakan versi lebih lengkap dari dua contoh lainnya. Secara tampilan, <em>hi-fi <\/em>sudah dilengkapi warna dan elemen pendukung lainnya sehingga mirip dengan penampakan asli sebuah perangkat lunak. Jenis ini biasanya dibuat ketika pengembang sudah memahami setiap detail kebutuhan pelanggan dengan baik dan ingin meminta persetujuan akhir dari desain yang dibuat pada calon pengguna. Untuk membuat prototipe ini, <em>developer <\/em>bisa menggunakan alat seperti Figma, Adobe XD, Framer, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan mengenai <em>software prototype<\/em> yang bisa Anda pelajari<em>, <\/em>mulai dari pengertian, manfaat, kekurangan, serta contohnya. Singkat kata, prototipe dibuat untuk memastikan apa yang akan dikerjakan <em>developer <\/em>sesuai dengan keinginan Anda selaku calon pengguna. Selain itu, versi awal perangkat lunak ini juga akan memudahkan proses pengembangan sebab setiap orang yang terlibat sudah memiliki pandangan nyata terkait tampilan perangkat lunak yang akan dibuat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beralih ke contoh prototipe, Anda bisa memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda ingin segera melihat gambaran <em>software <\/em>yang akan dibuat, maka jenis <em>low fidelity<\/em> patut menjadi pilihan. Namun, jika prioritas Anda adalah mengamati tampilan <em>software <\/em>secara detail, tentu <em>high fidelity-<\/em>lah yang lebih sesuai.<\/p>\n\n\n\n<h2>Mulai Bangun Software Bisnis Anda Bersama Arvis<\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika sudah memiliki ide untuk <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/custom-software\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pembuatan perangkat lunak<\/a>, langkah berikutnya adalah&nbsp; mengkomunikasikannya kepada pengembang yang tepercaya. Jika Anda perlu rekomendasi pengembang tepercaya, maka Arvis jawabannya. Melalui <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/custom-software\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">layanan pengembangan <em>software<\/em><\/a><em> <\/em>Arvis, Anda akan langsung bekerja sama dengan tim IT profesional untuk setiap tahap pengembangannya, tanpa terkecuali untuk pembuatan prototipe.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/tips-memilih-pengembang-software-tepercaya-anda-wajib-tahu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tips Memilih Pengembang Software Tepercaya, Anda Wajib Tahu!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, untuk menunjang proses pengembangan setiap <em>software<\/em>-nya, tim Arvis sudah menggunakan teknologi terbaru sehingga produk yang dihasilkan mampu berjalan dengan baik di berbagai versi perangkat yang Anda gunakan. Dengan begitu, pengoperasian perangkat lunak jadi lebih aman dan nyaman. Tertarik mencobanya? Hubungi tim Arvis melalui nomor WhatsApp <a href=\"https:\/\/wa.me\/+6281236218531?text=Hi%20Arvis!%20Saya%20ingin%20lebih%20mengetahui%20tentang%20produk%20Anda.\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ini<\/a> atau mengisi formulir yang ada di <a href=\"https:\/\/www.arvis.id\/#contact-us\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami kebutuhan pelanggan menjadi modal awal bagi tim developer untuk mengembangkan sebuah perangkat lunak atau software. Ketika kebutuhan pelanggan mampu dimengerti dengan baik, maka proses pengembangan software akan berjalan sesuai rencana. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[47,158,159,19,157],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya | Arvis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembuatan software prototype bisa mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya | Arvis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembuatan software prototype bisa mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Arvis\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-26T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-27T09:35:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/ec2-13-214-128-49.ap-southeast-1.compute.amazonaws.com\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arvis Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#organization\",\"name\":\"Arvis\",\"url\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235\",\"https:\/\/www.instagram.com\/arvis.intelligence\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/arvis-intelligence\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg\",\"width\":750,\"height\":750,\"caption\":\"Arvis\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#website\",\"url\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/\",\"name\":\"Arvis\",\"description\":\"Find More New Insights\",\"publisher\":{\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg\",\"width\":720,\"height\":480,\"caption\":\"Mendesain Software Prototype (freepik.com\/rawpixel.com)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/\",\"name\":\"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya | Arvis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-26T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-27T09:35:18+00:00\",\"description\":\"Pembuatan software prototype bisa mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a\"},\"headline\":\"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2022-12-26T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-27T09:35:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#webpage\"},\"wordCount\":1122,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg\",\"keywords\":[\"custom software development\",\"manfaat software prototype\",\"Prototipe\",\"software development\",\"software prototype\"],\"articleSection\":[\"Article\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a\",\"name\":\"Arvis Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Arvis Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.arvis.id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya | Arvis","description":"Pembuatan software prototype bisa mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya | Arvis","og_description":"Pembuatan software prototype bisa mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini...","og_url":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/","og_site_name":"Arvis","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235","article_published_time":"2022-12-26T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-04-27T09:35:18+00:00","og_image":[{"width":720,"height":480,"url":"http:\/\/ec2-13-214-128-49.ap-southeast-1.compute.amazonaws.com\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Arvis Admin","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#organization","name":"Arvis","url":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/","sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Arvis-Intelligence-102461515475235","https:\/\/www.instagram.com\/arvis.intelligence\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/arvis-intelligence"],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#logo","inLanguage":"en-US","url":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg","contentUrl":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Logo-Square.jpg","width":750,"height":750,"caption":"Arvis"},"image":{"@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#website","url":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/","name":"Arvis","description":"Find More New Insights","publisher":{"@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg","width":720,"height":480,"caption":"Mendesain Software Prototype (freepik.com\/rawpixel.com)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#webpage","url":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/","name":"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya | Arvis","isPartOf":{"@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-26T02:00:00+00:00","dateModified":"2023-04-27T09:35:18+00:00","description":"Pembuatan software prototype bisa mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#webpage"},"author":{"@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a"},"headline":"Software Prototype: Definisi, Manfaat, Kekurangan, Dan Contohnya","datePublished":"2022-12-26T02:00:00+00:00","dateModified":"2023-04-27T09:35:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#webpage"},"wordCount":1122,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg","keywords":["custom software development","manfaat software prototype","Prototipe","software development","software prototype"],"articleSection":["Article"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.arvis.id\/insight\/software-prototype-definisi-manfaat-kekurangan-dan-contohnya\/#respond"]}]},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#\/schema\/person\/d62fb3fcd53c35e520705c3a8ebef00a","name":"Arvis Admin","image":{"@type":"ImageObject","@id":"http:\/\/172.31.8.13\/insight\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3305d51c7b17f1884a433b184a7e1b2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arvis Admin"},"sameAs":["http:\/\/www.arvis.id"]}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Software-Prototype-Definisi-Manfaat-Kekurangan-Dan-Contohnya.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/805"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=805"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1140,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/805\/revisions\/1140"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media\/807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arvis.id\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}